Addurl.nu Berhak Dapatkan Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Buruh yang Terkena Covid-19 - Kompi News

Monday, June 1, 2020

Berhak Dapatkan Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Buruh yang Terkena Covid-19

Berhak Dapatkan Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Buruh yang Terkena Covid-19

Dilansir dari Liputan6, Pernyataan Menteri Ketenagakerjaan RI Ibu Ida Fauziyah, telah memastikan bahwa para pekerja/buruh dan/atau tenaga kerja yang telah mengalami Penyakit Akibat Kerja (PAK) dikarenakan Covid-19/Corona berhak atas manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/8/HK.04/V/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh Dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja Pada Kasus Penyakit Akibat Kerja Karena Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"SE pertanggal 28 Mei 2020 ini ditujukan kepada Para Gubernur Se-Indonesia dengan mempertimbangkan banyaknya kasus pekerja/buruh yang terinfeksi Covid-19, dan beberapa di antaranya meninggal dunia," kata Ida dalam keterangannya, Senin (1/6/2020).

Terbitnya SE ini didasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyakit Akibat Kerja, Covid-19 dapat dikategorikan sebagai Penyakit Akibat Kerja (PAK) dalam klasifikasi penyakit yang disebabkan pajanan faktor yang timbul dari aktivitas pekerjaan, yaitu kelompok faktor pajanan biologi.

Lebih lanjut Menteri Ida menjelaskan pekerja/buruh yang dapat dikategorikan memiliki risiko khusus/spesifik yang dapat mengakibatkan PAK karena Covid-19 yakni pertama, tenaga medis dan tenaga kesehatan, yang meliputi tenaga kerja medis dan tenaga kerja kesehatan yang bertugas merawat/mengobati pasien di rumah sakit, fasilitas kesehatan, dan/atau tempat Iain yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat untuk merawat/mengobati pasien terinfeksi Covid-19.

“Tenaga medis dan tenaga kesehatan tersebut yaitu dokter, dokter gigi, dokter spesialis dan dokter gigi spesialis, tenaga keperawatan, kebidanan, tenaga teknik biomedika serti ahli teknologi laboratorium medik, tenaga kefarmasian seperti apoteker dan tenaga teknis kefarmasian, dan tenaga kesehatan masyarakat seperti epidemiolog kesehatan,” ujarnya - KompiNews.com

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda